Muslim Influencers and Moral Responsibility: An Ethical Analysis of Preaching on Digital Platforms

Authors

  • Najamudin Najamudin Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia
  • Dwi Muliati Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia
  • Amelia Agustin Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia
  • Mansur Tenis Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61094/jisei.v2i1.41

Keywords:

Keywords: Muslim Influencers, Da'wah Ethics, Digital Da'wah, Social Media, Morals.

Abstract

The development of digital media has given rise to a new phenomenon in dawah, namely the emergence of Muslim Influencers. This study aims to analyze the moral and ethical responsibilities of dawah that should be upheld by Muslim Influencers on digital platforms. The method used is qualitative with a library research approach, with data collected from various literature sources such as journals, books, and related academic works. The results of the study indicate that although the term "influencer" is not explicitly found in the Qur'an, its concept and responsibilities are implicitly reflected in QS. An-Nahl [16]: 125. Their presence has a significant influence on the mindset and behavior of society. However, dawah on social media also faces various challenges, such as inconsistent content, inadequate competence of preachers, and the risk of spreading unverified information. Therefore, this study concludes that The application of da'wah ethical values is very crucial. The main values that must be held include Sincerity and Truth (Sidiq), Patience, and Debate Ethics which are based on sincere intentions, clear goals, and the spirit of brotherhood in order to create a positive impact on the digital society.

References

Al-Ghazali, I. (2011). Ihya Ulumuddin: Menghidupkan Ilmu-Ilmu Agama. Jakarta: Republika.

Alhabsyi, M. (2017). Komunikasi Dakwah di Era Media Sosial. Jakarta: Penamadani.

Az-Zuhaili, W. (2010). Akhlak Muslim: Prinsip dan Landasan Dasar Etika Islam. Damascus: Dar al-Fikr. (Menyediakan sintesis hukum dan etika dalam perilaku Muslim modern).

Hamka, B. (2016). Lembaga Budi. Jakarta: Republika Press. (Membahas filsafat akhlak dan kesabaran dalam konteks sosial masyarakat Indonesia).

Haryanto, A. (2021). Digital Da'wa: Challenges and Opportunities in the Post-Truth Era. Indonesian Journal of Religion and Society. (Mengkaji fenomena influencer Muslim dalam menghadapi disinformasi).

Ibn Qayyim al-Jauziyyah. (2015). Miftah Dar al-Sa'adah: Kunci Kebahagiaan Melalui Ilmu dan Kebenaran. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah. (Membahas pentingnya kebenaran (sidiq) dan niat dalam setiap aktivitas ilmu dan dakwah).

Kementerian Agama RI. (2022). Moderasi Beragama di Ruang Digital: Panduan bagi Pendakwah Milenial. Jakarta: Kemenag Press. (Menyediakan panduan praktis etika dakwah yang toleran dan inklusif).

Kasir, I., & Awali, S. (2024). Peran dakwah digital dalam menyebarkan pesan Islam di era modern. Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta, 11(1), 59-68.

Lubis, M. (2020). Etika Komunikasi dalam Media Sosial: Perspektif Islam. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. (Memberikan landasan tentang Qaulan Sadidan dan Layyinan di ruang publik).

Maulidna, F., Ulfi, K., Mulia, A., Ramadhan, A. Z., & Saleh, M. (2025). Etika Dakwah di Media Digital: Tantangan dan Solusi. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 3(2), 315-336.

Mz, A. M., & Hidayat, M. R. (2021). Influencer dalam Al-Qur’an: Sebuah Kajian Tafsir Tematik. At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 3(01), 1-18.

Najamudin, & Anwar, S. (2024). Integrasi Akidah dan Akhlak: Pondasi Kuat untuk Kehidupan Bermakna. Jakarta: Selat Media.

Najamudin, & Anwar, S. (2024). Toleransi dalam Perspektif Agama, Sosial, dan Pendidikan. Tasikmalaya: Edu Publisher.

Najamudin, & Hidayat, S. (2025). Akidah Akhlak: Membangun Akidah Akhlak yang Toleran: Menolak Radikalisme di Era Modern. Banyumas: Arta Media Nusantara.

Najamudin, & Hidayat, S. (2025). Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi. Banyumas: Arta Media Nusantara.

Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Thalib, E. J. (2018). Praktik Dakwah di Media Sosial: Tantangan dan Problematika. Jurnal Komunikasi Islam.

Thalib, E. J. (2018). Praktik Dakwah di Media Sosial: Tantangan dan Problematika. Jurnal Komunikasi Islam. (Menyoroti masalah kompetensi dai dan konsistensi materi dakwah digital).

Downloads

Published

2026-02-17

How to Cite

Najamudin, N., Muliati, D. ., Agustin, A. ., & Tenis, M. . (2026). Muslim Influencers and Moral Responsibility: An Ethical Analysis of Preaching on Digital Platforms. JISEI: Journal of Islamic Studies and Educational Innovation, 2(1), 512–525. https://doi.org/10.61094/jisei.v2i1.41